Saturday, February 14, 2026

Antisipasi Gangguan Keamanan, Polres Banjarnegara Gelar Patroli Skala Besar




Banjarnegara – Polres Banjarnegara melakukan patroli skala besar guna pemantauan Kamtibmas  atau keamanan dan ketertiban masyarakat dan situasi Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di Wilayah Hukum Polres Banjarnegara, Sabtu (24/1/2026) malam.

Kegiatan diawali apel bersama lalu dilanjutkan patroli.

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM mengatakan, patroli skala besar dilakukan personel gabungan mulai pukul 20.00 WIB sampai selesai di tengah masyarakat.

"Merupakan upaya menjaga situasi kamtibmas dan antisipasi gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas," katanya di Mapolres Banjarnegara.

Personel, lanjut dia, saat patroli skala besar menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tetap antisipasi gangguan kamtibmas curat, curas, curanmor (3C) dan kejahatan konvensional lainnya dan dilakaanakan pantauan arus lalu lintas di sejumlah titik.

"Ini kita lakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman dengan kehadiran polri di tengah-tengah masyarakat," ujarnya. 

Secara umum situasi Kamtibmas di Wilayah Banjarnegara terpantau aman terkendali, Kamtibmas aman kondusif dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

Ia mengimbau, jika warga masyarakat mengetahui atau menemukan aktifitas orang yang menjurus ke arah negatif, segera menghubungi pihak berwajib untuk segera ditindak lanjuti.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas kepada petugas atau call center 110," tandasnya.

Sunday, February 8, 2026

Operasi Keselamatan 2026, Sat Binmas Polres Banjarnegara Gelar Binluh di SMP N 1 Purwanegara





Banjarnegara – Sat Binmas Polres Banjarnegara melakulan kegiatan Police Go To School guna pembinaan dan penyuluhan (Binluh) terhadap siswa-siswi SMP N 1 Purwanegara, Banjarnegara, Senin (9/2/2026).

Binluh dengan melakulan kegiatan sosialiasi terkait tri siap dalam berkendara, yakni siap diri, siap kendaraan dan siap mematuhi peraturan lalu lintas.

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Binmas Polres Banjarnegara AKP Tri Setyo Margo Yuwono, SH, MM mengatakan, dikmas lantas penting dilakulan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas dan menanamkan sikap disiplin dalam berkendara.

"Budaya tertib berlalu lintas dan sikap disiplin itu penting dilakukan sehingga saat berkendara bisa selamat dan aman," ucap dia.
 
Selain itu, juga memberikan sosialisasi tentang kenakalan remaja antara lain Judol,   minuman keras, narkoba, bullying, vandalisme serta pelanggaran lalu-lintas.

"Banyak prestasi yang telah diraih oleh sekolah oleh karena itu jangan sampai para siswa menodai prestasi dengan melakukan pelanggaran," katanya saat memberikan arahan.

Selain itu, saat kegiatan juga mengedukasi para siswa untuk tidak melakukan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah, rumah, maupun di media sosial dengan harapan tidak ada siswa yang menjadi pelaku dan korban bullying;

"Cintai sesama, jauhi kenakalan remaja, perundungan, bullying antar sesama siswa dikarenakan bisa berakibat berurusan dengan hukum dan bisa merusak masa depan," tuturnya.

Ia juga, menghimbau para siswa untuk memanfaatkan AI (Artificial Intellegence) dengan bijak, salah satunya untuk menunjang proses belajar mengajar dan menambah pengetahuan.

"Disiplin dan bertanggung jawab, rajin belajar untuk menambah pengetahuan, patuh dan taat terhadap peraturan baik di lingkungan sekolah ataupun masyarakat sebagai cerminan remaja yang bebudi pekerti luhur," katanya.

Ia menekankan, agar para pelajar untuk disiplin dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal, selalu menjaga etika dimanapun berada, bersikap jujur, dan selalu hormat kepada guru, serta sayang kepada teman.

Ia menambahkan, operasi keselamatan lalu lintas candi 2026 digelar selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 dengan tema "Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan operasi ketupat candi 2026".

"Operasi ini merupakan operasi harkamtibmas yang mengedepankan tindakan preemtif, preventif, represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dalam operasi keselamatan candi 2026 dilaksanakan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE baik statis maupun mobile serta blangko teguran," tandasnya.

Saturday, February 7, 2026

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung






JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

Antisipasi Gangguan Keamanan, Polres Banjarnegara Gelar Patroli Skala Besar

Banjarnegara – Polres Banjarnegara melakukan patroli skala besar guna pemantauan Kamtibmas  atau keamanan dan ketertiban masyarakat dan situ...