Banjarnegara – Sat Binmas Polres Banjarnegara melakulan kegiatan Police Go To School guna pembinaan dan penyuluhan (Binluh) terhadap siswa-siswi SMP N 1 Purwanegara, Banjarnegara, Senin (9/2/2026).
Binluh dengan melakulan kegiatan sosialiasi terkait tri siap dalam berkendara, yakni siap diri, siap kendaraan dan siap mematuhi peraturan lalu lintas.
Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Binmas Polres Banjarnegara AKP Tri Setyo Margo Yuwono, SH, MM mengatakan, dikmas lantas penting dilakulan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas dan menanamkan sikap disiplin dalam berkendara.
"Budaya tertib berlalu lintas dan sikap disiplin itu penting dilakukan sehingga saat berkendara bisa selamat dan aman," ucap dia.
Selain itu, juga memberikan sosialisasi tentang kenakalan remaja antara lain Judol, minuman keras, narkoba, bullying, vandalisme serta pelanggaran lalu-lintas.
"Banyak prestasi yang telah diraih oleh sekolah oleh karena itu jangan sampai para siswa menodai prestasi dengan melakukan pelanggaran," katanya saat memberikan arahan.
Selain itu, saat kegiatan juga mengedukasi para siswa untuk tidak melakukan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah, rumah, maupun di media sosial dengan harapan tidak ada siswa yang menjadi pelaku dan korban bullying;
"Cintai sesama, jauhi kenakalan remaja, perundungan, bullying antar sesama siswa dikarenakan bisa berakibat berurusan dengan hukum dan bisa merusak masa depan," tuturnya.
Ia juga, menghimbau para siswa untuk memanfaatkan AI (Artificial Intellegence) dengan bijak, salah satunya untuk menunjang proses belajar mengajar dan menambah pengetahuan.
"Disiplin dan bertanggung jawab, rajin belajar untuk menambah pengetahuan, patuh dan taat terhadap peraturan baik di lingkungan sekolah ataupun masyarakat sebagai cerminan remaja yang bebudi pekerti luhur," katanya.
Ia menekankan, agar para pelajar untuk disiplin dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal, selalu menjaga etika dimanapun berada, bersikap jujur, dan selalu hormat kepada guru, serta sayang kepada teman.
Ia menambahkan, operasi keselamatan lalu lintas candi 2026 digelar selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 dengan tema "Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan operasi ketupat candi 2026".
"Operasi ini merupakan operasi harkamtibmas yang mengedepankan tindakan preemtif, preventif, represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dalam operasi keselamatan candi 2026 dilaksanakan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE baik statis maupun mobile serta blangko teguran," tandasnya.
No comments:
Post a Comment